Dark Electronica yang Menyelimuti Single "Glare"

Instrumental, Eksplorasi, dan Harapan.

Ishaq Haris Yogaswara (Space and Missile), Dissa Kamajaya (Jakesperiment), dan Ramadan Zulqi yang tergabung dalam grup musik elektronik asal Bandung, Sins of Suns, telah melepas single perdana berjudul "Glare". Lagu yang diproyeksikan untuk tercantum dalam album penuh perdana ini sudah bisa didengar melalui layanan streaming musik seperti Spotify dan Apple Music. Sins of Suns dimulai oleh ide Botak yang ingin mengubah musikalitasnya pada 2013. Dia mulai menulis musik gelap yang masih bisa dinikmati oleh orang banyak. Tetapi misi utamanya adalah untuk tetap membawa keunikan dari Bandung juga Indonesia pada umumnya di setiap musik yang dibuat. Pada 2016, Botak bertemu dengan Dissa dan mereka berdua bereksplorasi lebih dalam tentang musik tradisional.

Single “Glare” menjadi bukti eksistensi dan meramaikan kembali dentum musik elektronik di Kota Bandung. Musik “Glare” mencoba mengeksplorasi sisi-sisi gelap dari musik, terutama ketika Ishaq dan Dissa menemukan bahwa pada musik tradisional pun ditemukan sisi-sisi gelapnya dan coba mereka kembangkan lebih jauh menjadi musik elektronik Dalam rilis persnya, Sins of Suns menjelaskan, “‘Glare’ bermakna cahaya redup berkilauan dalam mimpi yang paling gelap, sebuah harapan baru di saat hidup berada di titik nadir penghabisan. Dentum ketukan yang lambat dan harmoni melodi yang lembut membawa pendengarnya untuk merasakan sensasi menuju kehidupan baru. Melodi dari saksofon menuntun untuk bangkit dan bergerak menuju mimpi dan harapan baru serta mengajak untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut.”,

SINS OF SUNS SITE :

Instagram : Sins of Suns

Soundcloud : Sins of Suns